Panduan membuat desain bordir
Salah satu hal yang harus diperhatikan ketika akan membuat bordir dengan menggunakan mesin bordir adalah proses digitalisasi dengan benar. Ada satu proses yang harus dilewati mulai dari ketika desain diterima, lalu melakukan digitalisasi desain menggunakan software yang dijalankan di komputer sebelum memindahkannya pada mesin bordir untuk menyelesaikan produk tersebut.
Untuk mencapai hasil desain yang sesuai keinginan dengan menggunakan mesin bordir, ada beberapa aturan yang harus diikuti oleh pembordir.
Ukuran desain
Yang pertama-tama harus diperhatikan adalah ukuran desain atau logo karena semakin besar desain logo tersebut semakin jelas detail yang akan tertangkap. Meski bisa memberi tampilan yang detail bukan berarti mesin bordir akan mencetak sesuatu sama persis dengan apa yang ada dalam desain. Ingat kembali bahwa logo tersebut akan dibuat menggunakan benang, sehingga akan sangat sulit mendapatkan tingkat ketajaman yang sama seperti dalam desain. Jika desain yang akan dibuat cukup besar dan garis-garis desain dapat dibuat dalam blok-blok warna maka hasilnya akan lebih jelas dan tajam. Ukuran minimum yang biasa dibuat adalah 5mm.
Jumlah tusukan
Jumlah tusukan yang akan dibuat sangat berpengaruh pada berat bordir itu sendiri. Pertimbangan jumlah tusukan yang dibuat oleh mesin bordir diambil dengan melihat bahan atau kain yang digunakan untuk membordir. Tusukan dengan jumlah banyak akan menjadi lebih berat dan untuk kain yang bahannya ringan tentu tidak cocok. Kain ringan seperti t-shirt yang diberi beban tusukan berat akan mudah rusak ketika dipakai.
Posisi desain
Menentukan posisi desain adalah kunci untuk bagaimana hasil bordir tersebut akan dilihat pada akhirnya. Tapi sebelum menentukan posisinya dengan tepat maka pertimbangkan dahulu alasan ketika memilih menggunakan jasa bordir mesin. Jika tujuan awalnya adalah mengiklankan bisnis, maka logo harus diletakan ditempat yang mudah terlihat dan terbaca, bahkan beberapa ada yang ingin nama web perusahaan juga dibordir untuk memudahkan pencarian oleh klien. Sedangkan bordir yang tujuannya sebagai seragam pegawai, cukup membuat desain yang sederhana diletakan di saku depan atau pada lengan seragam.
Jenis pakaian yang akan dibuat
Setiap jenis pakaian butuh perlakuan yang berbeda ketika akan dibordir pada mesin bordir. Seperti misalnya topi yang membutuhkan frame khusus dan ini akan mempengaruhi posisi yang memungkinkan untuk dibordir. Maka jenis pakaian yang akan dibuat dan berat dari desain serta korelasinya dengan berat kain akan menentukan posisi logo diletakan sehingga butuh pertimbangan benar-benar dari komponen-komponen tersebut.
Baca juga: https://bordirsatuan.com/panduan-sederhana-menentukan-bahan-bordir-sesuai-jenis-pakaian/




