Perlengkapan bordir sesuai kebutuhan
Ketika menentukan hasil bordir yang sesuai harapan klien tentu dibutuhkan lebih dari sekedar desain bordir yang indah dan menarik semata. Tetapi harus ada kepastian bahwa hasil bordir tersebut akan dalam kondisi terbaiknya untuk waktu lama. Tahan lama dan tidak cepat rusak adalah keunggulan dari bordir berkualitas dan salah satu cara untuk mendapatkan bordir berkualitas adalah dengan menggunakan stabilizer yang tepat.
Semua yang telah memahami dunia bordir pasti paham bahwa stabilizer terdiri dari berbagai jenis yang disesuaikan dengan jenis kain yang digunakan. Misalnya dengan menggunakan bahan yang tipis dan sangat halus, maka dibutuhkan stabilizer untuk membuat kain tersebut kuat namun juga tidak menghalangi tangan merasakan kehalusannya. Dalam masalah ini stabilizer jenis water soluble adalah stabilizer yang tepat. Pembahasan tentang jenis-jenis stabilizer sudah pernah disebutkan sebelumnya. Dalam artikel ini akan dibahas tentang bagaimana pemilihan warna stabilizer menentukan hasil bordir.
Warna stabilizer
Mungkin banyak yang bertanya apalah arti warna stabilizer terhadap hasil bordir yang diinginkan. Stabilizer pada kenyataannya hanyalah backing yang tidak terlihat dari sisi luar pakaian. Pada dasarnya pemilihan stabilizer harus mempertimbangkan kecocokan warna dengan kain yang digunakan. Stabilizer berwarna gelap dipasangkan dengan kain gelap sedangkan kain terang dipasangkan dengan stabilizer terang.
Melihat hasil bordir yang bagus dan tegas dengan latar belakang gelap biasanya semakin meningkatkan keindahannya. Tidak heran banyak instansi dan perusahaan memilih kain berwarna gelap untuk semakin menonjolkan bordir logo mereka. Tetapi akan jadi tidak menyenangkan ketika membalik pakaian dan mendapat backing putih di sana. Itulah mengapa biasanya mereka juga memilih backing berwarna gelap.
Backing berwarna putih, beige, atau no-show backing adalah stabilizer yang paling umum digunakan dalam industri bordir. Hasilnya terlihat bagus untuk digunakan pada kain berwarna terang dan medium selama kontras antara backing dengan kain tidak terlalu besar. Memilih warna yang terlalu berbeda menyebabkan akan berdampak pada tampilan desain dari luar.
Sedangkan backing gelap juga sebaiknya digunakan pada kain berwarna gelap. Penggunaan backing berwarna gelap biasanya untuk keperluan estetika pada pakaian, tetapi juga digunakan untuk kain yang berbahan ringan. Kain ringan berwarna gelap butuh stabilizer berwarna gelap untuk mencegah stabilizer tersebut nampak setelah dibordir.
Sumber: embstore.com
Baca juga: http://bordirsatuan.com/panduan-singkat-dan-cepat-menentukan-benang-bordir-sesuai-kebutuhan/




