Bagian terpenting dari seragam kerja adalah menentukan penggunaan bahan pada seragam. Bahan yang digunakan untuk membuat seragam bisa meningkatkan nilai tampilan pada karyawan sekaligus memberi pengaruh pada kenyamanan saat berpakaian. Ada begitu banyak jenis kain yang bisa dijadikan pilihan. Terkadang pilihan kain jatuh pada jenis yang bisa menekan biaya produksi atau kain yang paling mudah didapatkan. Sebenarnya seberapa penting memperhatikan kualitas kain dan sebenarnya kualitas seperti apa yang dicari dari kain untuk seragam?
Kualitas kain untuk seragam
Seperti disebutkan sebelumnya, kebanyakan orang memilih kain seragam dengan kualitas di bawah standar demi mengurangi ongkos produksi. Tetapi kenyataannya memang akan memangkas biaya produksi di awal, namun akan mengakibatkan meningkatnya biaya perawatan di belakang. Di tambah lagi seragam dengan bahan kualitas murah akan cepat rusak setelah beberapa kali pemakaian dan pencucian.
Tidak hanya berpengaruh pada tampilan dan daya tahan, bordir sebagai logo yang dibuat pada pakaian seragam juga bergantung pada kualitas kain. Tanpa kain yang berkualitas, benang-benang bordir yang dibuat tidak memiliki tempat mengikat yang kuat sehingga akan cepat terurai. Dengan kain yang lebih berkualitas maka bordiran juga akan bertahan lebih lama dan tidak butuh biaya perawatan tambahan.
Menggunakan kain dengan kualitas tinggi mungkin akan memakan biaya lebih besar. Tetapi harganya tentu sepadan. Kain berkualitas memiliki tampilan yang lebih baik sehingga menunjukan profesionalisme yang meyakinkan pada klien. Kenyamanan karyawan juga akan menjadi lebih baik jika kain yang digunakan lebih berkualitas.
Mari memilih kain yang tepat
Karena ada begitu banyak pilihan kain di pasaran, pasti sulit untuk memilih mana kain yang tepat untuk dijadikan seragam kerja. Beda jenis kainnya tentu akan beda rasa dan tampilannya pada saat digunakan. Katun campuran misalnya, memiliki rasa yang lebih ringan dan sejuk ketika digunakan karena aliran udara yang lebih lancar. Kain katun campuran juga mudah dibentuk dan memberikan kesan professional pada penampilan karyawan.
Sedangkan di sisi lain ada kain jenis polyester campuran. Kain ini terasa sangat tidak nyaman bersentuhan dengan kulit, terlihat murah, mudah tercabut dan terurai. Ini akan sangat tidak nyaman ketika digunakan sehari-hari oleh karyawan terutama ketika berhubungan dengan klien.
Untuk pekerjaan yang dilakukan di tempat-tempat panas atau sering terpapar sinar matahari, bisa memilih bahan yang lebih nyaman dan menyerap keringat seperti katun bambu misalnya. Katun bambu adalah bahan pakaian yang nyaman, menyerap keringat dan sangat populer akhir-akhir ini. Seragam kerja dari katun bambu yang nyaman akan membuat karyawan semakin nyaman juga dalam bekerja.
Nah, dari dua saran ini semoga bisa membantu dalam menentukan bagaimana memilih bahan untuk seragam yang tepat.
Baca juga: APA SAJA HAL-HAL PENTING DALAM MEMBUAT SERAGAM KERJA?




