Bordir katun
Katun adalah bahan yang paling umum digunakan sebagai bahan pakaian dalam semua jenis jasa bordir. Baik dalam bentuk helaian benang atau lembaran kain, bahan katun adalah bahan yang paling umum untuk dijadikan bordir dan itu juga material paling sering digunakan sebagai benang biasa atau benang bordiran. Banyak yang saat ini memanfaatkan bordir katun baik sebagai hobi atau menyediakan jasa bordir.
Sejarah awal bordir katun
Katun telah lama dimanfaatkan sebagai bagian dari keseharian masyarakat peradaban sungai Indus baik itu pada pakaian, perhiasan, mainan dan bagian lain dari kehidupan mereka. Dengan menggunakan mesin pemintal serta teknik pengolahan benang lainnya, keberadaan katun dan penggunaannya menyebar hingga ke luar India dan mulai dikenal masyarakat luas.
Para penjelajah yang datang dan membawa pulang bordir sebagai cinderamata kemudian memanfaatkannya di tempat kelahiran mereka sendiri dan kemudian Mediteran menjadi pusat penggunaan katun yang terkenal. Bordir menjadi salah satu budaya yang disenangi masyarakat luas saat itu dan penggunaannya menunjukkan komunitas tertentu. Masyarakat Mesir, Cina dan India kemudian mewarnainya dengan berbagai warna yang berbeda.
Penggunaan
Dalam industri tekstil, katun telah banyak digunakan sebagai bahan pembuat pakaian paling disukai. Namun ternyata penggunaan katun tidak hanya pada industri tekstil sebagai pembuat pakaian atau jasa bordir dekorasi, banyak kelompok masyarakat lain yang memanfaatkan katun. Nelayan menggunakan benang katun untuk membuat jaring yang kuat, bertahan lama, dan beberapa jenis benang katun dapat dijalin untuk membuat jaring yang lebih kuat lagi. Katun juga digunakan untuk membuat media gambar yang disukai para pelukis. Kertas dari bahan katun ternyata lebih kuat dan mampu menahan apa yang digambar di atasnya dengan lebih baik dibanding kertas dengan bahan kayu.
Jenis-jenis katun
Dalam bisnis jasa bordir tentu penting untuk mengenali jenis-jenis kain katun yang bagus dan cocok digunakan. Bentuk yang paling umum dari katun adalah yang berserat tipis hingga hampir menyamai sutera. Seratnya bergelombang dan panjangnya sekitar 3mm dikenal juga dengan istilah lint. Lint banyak digunakan pada produksi kertas, medis dan produk kosmetik yang umum ditemukan sehari-hari.
Katun yang telah melewati proses pengolahan dikenal sebagai katun yang mengkilap hingga hampir menyerupai satin biasa digunakan untuk membuat kemeja dan pakaian resmi. Katun jenis ini tidak menyerap air dan penggunaannya dibatasi pada area tertentu. Berbeda dengan katun Mesir yang jika digunakan untuk pakaian atau bordir harganya akan sangat mahal karena keberadaan katun Mesir sangat terbatas.
Sumber: hobby.net.au
Baca juga: http://bordirsatuan.com/bahan-bordir-yang-harus-diketahui-sebelum-membordir/




