Mencuci baju adalah salah satu tantangan ketika memiliki seragam dengan bordir. Tentunya seragam adalah pakaian yang harus dijaga sungguh-sungguh karena tidak hanya membawa nama pribadi tapi juga nama perusahaan atau instansi yang bersangkutan. Mengganti pakaian seragam yang rusak ketika dicuci juga tidak mudah tentunya jadi dalam hal mencuci perlu ada beberapa aturan yang dipatuhi. Aturannya sederhana sebenarnya, tapi kadang-kadang terlupakan dan malah jadi masalah.
Memisahkan baju
Meskipun bahan yang digunakan, kain dan benang, dipilih yang paling minimal kemungkinan luntur tetap saja memisahkan baju sesuai warnanya adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Ada beberapa pilihan warna baju yang harus diperhatikan untuk selalu dipisah-pisahkan.
Pertama adalah baju berwarna putih yang harus dikumpulkan sendiri. Baju warna putih sangat rentan terkena lunturan dari warna lainnya. Putih juga adalah warna yang terkadang harus dicuci dengan pemutih untuk mempertahankan warnanya dan itu akan merusak pakaian berwarna lainnya. Jadi yang pertama adalah pisahkan terlebih dahulu pakaian berwarna putih.
Kedua pisahkan pakaian berwarna gelap. Pakaian berwarna gelap memiliki kandungan warna yang pekat sehingga kemungkinan luntur dan menodai pakaian lain semakin besar. Tetapi hal tersebut tidak akan terlalu terlihat jika pakaian gelap dicuci bersama pakaian gelap, resikonya lebih kecil.
Ketiga adalah pakaian dengan warna light seperti pink pastel, baby blue, ungu atau coklat muda. Pakaian berwarna terang jarang sekali luntur sehingga bisa saling digabungkan.
Yang terakhir adalah menggabungkan cucian handuk dan seprei. Handuk dan sprei adalah dua cucian yang sering kali memiliki noda banyak dan sangat kotor sehingga ada baiknya untuk tidak dicampur dengan cucian baju.
Membersihkan noda
Pakaian kerja mudah sekali terkena noda, apapun itu, entah noda makanan atau bahan kimia seperti tinta dan cat. Tentu akan sangat mengganggu profesionalitas jika pakaian kerja memiliki noda seperti itu maka ada beberapa cara untuk membersihkan noda tersebut.
Pertama bisa dengan membersihkannya menggunakan air dingin. Tidak perlu digosok terlalu keras, cukup dibasahi dengan kain yang telah dicelup air dingin. Selanjutnya, bisa dicoba dengan menyemprotkan cairan pembersih noda dan menggosoknya pelan-pelan sampai noda lebih samar. Gosok pelan-pelan menggunakan sikat yang lembut agar tidak merusak serat pakaian. Setelah itu barulah pakaian tersebut dapat digabungkan dengan cucian lain sesuai dengan warnanya.
Mengeringkan pakaian
Setelah cucian diambil dari mesin cuci letakan dalam mesin pengering pakaian. Pastikan bahwa cucian dikeringkan sesuai dengan bahannya agar serat kain tidak mudah rusak atau malah menyusut. Beberapa pakaian juga ada yang tidak memerlukan pengeringan dengan mesin pengering melainkan langsung dikeringkan dengan cara digulung bersama handuk kering.
Dari mesin pengering, cucian bisa dijemur, baik kena matahari langsung atau hanya dikeringkan dengan diangin-anginkan tanpa matahari.
Beberapa tahapan ini adalah hal yang penting untuk menjaga agar pakaian kerja tetap terlihat bersih dan rapi meskipun sering dipakai lalu dicuci dan dikeringkan. Memahami cara merawat pakaian salah satunya adalah mencuci pakaian dengan cara yang benar.
Baca juga: TAHAPAN MEMPELAJARI BISNIS DARI YANG PALING MUDAH KE YANG PALING SULIT




