Dengan adanya mesin bordir komputer saat ini semakin memudahkan pekerjaan orang untuk membuat bordir. Desain yang diharapkan juga mudah untuk dibuat dengan kehadiran berbagai software untuk membuat desain tersebut menjadi nyata. Namun apakah desain yang akan dibordir telah dibuat dengan tepat dan sesuai sehingga ketika dikerjakan dengan mesin bordir hasilnya sesuai harapan? Berikut ini adalah beberapa bagian yang harus dicek kembali ketika desain bordir selesai dibuat agar hasil akhirnya sempurna seperti yang diinginkan.
Ukuran desain
Seberapa besar ukuran desain tersebut? Apakah akan cukup jika dikerjakan dengan mesin bordir yang ada? Ukuran desain nanti akan mempengaruhi apakah hoop yang dimiliki mampu mengakomodasi ukuran desain tersebut, karena desain yang bagus dibuat dengan hoop yang lebih besar dari desain itu sendiri.
Jumlah tusukan
Apakah jumlah tusukannya masuk akal untuk desain dengan ukuran tersebut?
Jumlah warna yang digunakan dan jumlah pergantian warnanya
Perhatikan kembali berapa warna yang akan digunakan untuk satu desain tersebut. Sedangkan untuk menghitung jumlah pergantian warna biasanya setara dengan jumlah warna yang digunakan atau bisa lebih banyak karena termasuk dengan warna yang diulang. Pastikan jika menggunakan desain dengan banyak warna yang diulang ada alasan yang benar-benar mengharuskannya. Warna yang diulang akan membuat pekerjaan bordir yang lebih lama dan lebih rumit.
Trim dan jump
Apakah desain yang dibuat memiliki banyak jump dan trim yang dibutuhkan? Kalau desain yang dibuat terdiri dari berbagai elemen yang tidak terhubung artinya memang akan banyak membutuhkan trim dan jump. Tetapi digitizer yang ahli akan menghindari kemungkinan jump dan trim tidak penting.
Efektifitas jahitan
Ada software yang membantu membuat simulasi pergerakan bagaimana desain tersebut akan dijahit. Dengan cara ini akan mudah mendeteksi apakah ada bagian-bagian yang terasa janggal atau tidak efektif untuk dikerjakan. Cek kembali apakah perubahan warna pada desain cukup efektif dan perlu untuk dilakukan. Apakah ada bagian-bagian yang bisa menimbulkan masalah? Jika ada segera sesuaikan dengan perintah bordir yang baru.
Panjang jahitan
Saat ini ada program yang membantu pembordir untuk melihat grafik panjang jahitan yang akan dibuat. Jahitan yang terlalu panjang atau terlalu pendek akan menimbulkan masalah.
Kerapatan jahitan
Jahitan yang pendek-pendek, terlalu rapat akan membuat jumlah tusukannya menjadi lebih banyak dan pada akhirnya menghasilkan bordiran yang kaku, keras dan bisa merusak kain. Kombinasi dari panjang tusukan dan kerapatan yang tepat akan menghasilkan bordir yang memuaskan, kain yang tertutup sempurna dan tidak kaku seperti sebelumnya.
Melakukan pengecekan ulang desain yang akan dibuat penting untuk menghindari kerusakan hasil bordir karena tidak semua desain berasal dari digitizer profesional. Terkadang meskipun berasal dari digitizer profesional, masih perlu ada penyesuaian dengan kain yang akan digunakan. Karena setiap desain memang akan membutuhkan pengaturannya sendiri tergantung pada pilihan kain dan faktor-faktor lain, pengecekan ulang desain tidak boleh dilewatkan.
Baca juga: ISTILAH-ISTILAH DALAM BORDIR




