Meskipun telah dipersiapkan sedemikian rupa mulai dari memilih benang yang bagus sampai memasang benang dengan benar. Namun sayangnya ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi benang putus atau rusak di tengah pengerjaan. Tidak hanya putus, benang juga mungkin terurai atau tercerabut selama proses pengerjaan yang menyebabkan pekerjaan jadi tertunda dan membuang-buang waktu. Untuk itu sebaiknya mulai pahami penyebab benang rusak ketika digunakan untuk mengerjakan bordir. Ada beberapa sebab umum kenapa benang bordir bisa rusak ketika digunakan.
Jarum yang terlalu kecil
Yang dimaksud dengan jarum yang terlalu kecil adalah mata jarumnya. Ketika ukuran mata jarum terlalu kecil maka akan menyebabkan tekanan berlebih pada benang. Selama pengerjaan, benang akan berkali-kali melewati benang, bayangkan jika lubang jarumnya terlalu kecil maka benang akan sulit untuk masuk.
Jarum yang salah
Jarum khusus untuk bordir berukuran lebih besar dari ukuran jarum pada umumnya.
Mata jarum yang sudah aus
Terlalu sering digunakan tentu membuat mata jarum yang digunakan lama kelamaan akan rusak dan aus, terutama jika benang yang digunakan adalah benang metalik atau benang yang menyebabkan gesekan. Kondisi mata jarum yang tak prima ini akan menambah tekanan pada benang.
Tekanan yang terlalu ketat
Tensi atau tekanan benang yang terlalu ketat akan menyebabkan benang menanggung beban terlalu besar. Sesuaikan tensi benang selama proses pengerjaan karena selain menyebabkan benang cepat rusak, beberapa warna benang akan luntur ketika tekanannya terlalu kuat.
Tekanan yang terlalu kendur
Meskipun tekanan yang terlalu besar akan merusak benang, tekanan yang terlalu lemah juga akan membuat benang cepat rusak. Tekanan benang yang terlalu kendur akan benang jadi tidak kuat dan akan merusak urutan jahitan. Sebaiknya tetap kencangkan tensi benang sedikit untuk menghindari benang yang terlalu kendur.
Benang terlalu kering
Kebanyakan benang bagus akan memiliki pelumas dari bahan silicon tetapi lama kelamaan akan kering juga. Ketika benang terlalu kering akan menyebabkan benang jadi rapuh, mudah terurai dan menyebabkan tekanan benang terlalu kuat. Sebenarnya hal ini bisa disasati dengan menyemprotkan silicone spray dan diamkan sebentar dengan begitu benang akan kembali hidup.
Desain yang terlalu rapat
Desain yang dibuat dengan kerapatan tinggi akan membuat benang jadi cepat tipis, mudah kusut, dan bahkan bisa merusak jarum.
Itu tadi adalah beberapa alasan paling umum benang bordir bisa rusak ketika digunakan membordir. Dengan mengetahui sebab-sebab tersebut bisa menjadi pengetahuan untuk menghindari kesalahan.
Baca juga: BAGIAN MANA SAJA YANG HARUS DICEK SETELAH DESAIN BORDIR SELESAI?




